Bahasa Indonesia
Dampak Negatif Konten Viral di Media Sosial
Penggunaan sosial media di masyarakat dewasa ini sudah menjadi kebutuhan sehari-hari, terutama bagi orang dewasa muda, remaja dan anak-anak. Terlebih, sejak pandemi Covid-19 menyerang, sebagian besar orang mulai melakukan aktivitasnya dari rumah dan mengandalkan sosial media serta jaringan internet sebagai perantara penghubung ke dunia luar. Sosial media lantas menjadi sarana penghibur dan bertukar kabar yang paling utama antar sesama.Sosial media adalah hal yang masih relatif baru dari segi perkembangan dan penggunaannya. Berbagai studi yang menganalisis dampak positif dan negatif sosial media masih terus dilakukan, terlebih di masa sekarang, di mana tingkat penggunaannya semakin tinggi. Meski begitu, mengutip dari helpguide.org, banyak penelitian yang telah menemukan hubungan kuat antara sosial media dengan dampak negatif seperti peningkatan risiko depresi, kecemasan, kesepian, menyakiti diri sendiri, dan bahkan pikiran untuk bunuh diri.
Saat ini, kebanyakan orang mengakses media sosial melalui smartphone. Sosial media menyediakan kenyamanan dalam hal berhubungan antar manusia, dan juga berarti sosial media akan selalu dapat diakses kapanpun, di manapun. Konektivitas yang hiper sepanjang waktu ini dapat memicu masalah kontrol impuls, peringatan dan pemberitahuan konstan yang dapat memengaruhi konsentrasi dan fokus Anda, mengganggu kualitas tidur, dan membuat Anda menjadi budak ponsel.\
Platform sosial media dirancang untuk menarik perhatian, membuat Anda tetap online, dan membujuk Anda agar berulang kali memeriksa layar dengan notifikasi-notifikasinya. Namun, sama seperti keterpaksaan judi atau kecanduan nikotin, alkohol, atau obat-obatan, penggunaan sosial media dapat menciptakan keinginan psikologis. Saat Anda menerima reaksi positif terhadap sebuah postingan yang Anda unggah, hal itu dapat memicu pelepasan dopamin di otak, zat kimia yang memberikan sensasi kesenangan.
Hal ini jika dibiarkan berlarut-larut ternyata dapat berbahaya bagi kesehatan mental. Karena pada akhirnya Anda akan menggantungkan banyak aspek dalam diri Anda terhadap penilaian melalui sosial media yang semu dan gampang diubah-ubah. Berikut beberapa dampak negatif sosial media yang perlu Anda sadari dan cegah sejak dini.
PERAN TEKNOLOGI DALAM PENDIDIKAN SANGAT
PETING UNTUK SISWA/I
Kemajuan teknologi saat ini tidak bisa dipisahkan dari
kehidupan masyarakat. Berbagai informasi yang terjadi di berbagai belahan dunia
kini telah dapat langsung kita ketahui berkat kemajuan teknologi (globalisasi).
Kalau dahulu kita mengenal kata pepatah “dunia tak selebar daun kelor”,
sekarang pepatah itu selayaknya berganti menjadi dunia saat ini selebar daun
kelor, karena cepatnya akses informasi di berbagai belahan dunia membuat dunia
ini seolah semakin sempit dikarenakan kita dapat melihat apa yang terjadi di
Amerika misalnya, meskipun kita berada di Indonesia. Tentu kemajuan teknologi
ini menyebabkan perubahan yang begitu besar pada kehidupan umat manusia dengan
segala peradaban dan kebudayaannya. Perubahan ini juga memberikan dampak yang
begitu besar terhadap transformasi nilai - nilai yang ada di masyarakat.
Khususnya masyarakat dengan budaya dan adat ketimuran seperti Indonesia.
Perubahan yang di sebabkan oleh transformasi teknologi membawa
dampak baik positif maupun negatif,Adapun dampak positif Teknologi bagi Pendidikan
sebagai berikut.
1.
Menyadarkan untuk setiap siswa/I penting nya untuk memilih
artikel,video,dan lain
2.
Motivasi agar kita tidak tertipu dengan perkembangan
tik atau teknologi terbaru dan terupdate
- Mengembangkan
kompetensi siswa/i dalam menggunakan dan memakai Teknologi Informasi dan Komunikasi dengan baik untuk
mendukung kegiatan belajar, bekerja, dan berbagai aktifitas dalam
kehidupan sehari-hari.
Dear Ghithraf, menarik sekali tema yang kamu angkat dalam tulisan artikelmu tentang peran teknologi dalam pendidikan, alangkah lebih baik dan menarik lagi jika tulisan artikelnya lebih dikembangkan dan dikaloborasikan dengan data-data dan analisa mu tentang bagaimana peran teknologi dalam pendidikan. Semangat selalu untuk berkarya ya Ghithraf, terima kasih :)
BalasHapusMakasih us
Hapus